KESIAPAN INDONESIA DALAM INDUSTRI MOBIL LISTRIK
Perkembangan teknologi kendaraan listrik khususnya industri otomotif berkembang pesat di Indonesia. Penjualan, pemanfaatan, hingga pengembangan teknologi jenis kendaraan ini diprediksi akan meningkat di masa depan. Meski dari segi harga serta jumlah belum banyak, tren peningkatan penjualan mobil listrik di Indonesia mulai terlihat. Ada beberapa mobil listrik buatan Indonesia yang telah dikembangkan, antara lain Gendhis, Tucuxi, Selo, Evina, Elvi Ravi, Pindad Piev, SKEV – 1, SV – 1, dan lain-lain.
Harga mobil listrik yang lebih mahal memang membuatnya kalah bersaing dengan mobil konvensional. Berbagai pabrikan otomotif yang sudah membawa produk mobil listriknya untuk pasar Indonesia,, mengakui sejauh ini produk yang mereka jual masih menargetkan konsumen kelas atas dengan harga sekitar Rp 600 juta-Rp 700 juta yang masuk higher segment. Keinginan para pabrikan otomotif mau menurunkan harga mobil listrik dapat terealisasi dengan seiring pengembangan baterai sampai harga bersaing, atau dengan subsidi pemerintah, seperti negara-negara maju. Berkaca dari negara-negara di Eropa dan Amerika, maupun di Asia, dukungan dari pemerintah bisa menjadi pemacu tumbuhnya industri kendaraan listrik. Mulai keringanan pajak, insentif, sampai dukungan pengembangan infrastruktur menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Di Indonesia regulasi yang mendukung pertumbuhan kendaraan listrik juga sebenarnya sudah diterbitkan. Aturan pertama yang diundangkan yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55/2019 tentang Percepatan Program kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Perpres 55/2019 merupakan aturan awal yang menjadi payung hukum kendaraan listrik Indonesia. Dari situ kemudian lahir turunannya seperti Peraturan Pemerintah 73/2019 yang mengatur tentang pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Per Oktober 2021 pengenaan pajak kendaraan akan bergantung dengan emisi gas buang yang dihasilkan kendaraan. Hal ini tentu akan menguntungkan mobil listrik. Selain itu masih ada beberapa aturan level kementerian lain yang juga mendukung insentif fiskal maupun non-fiskal untuk pembeli kendaraan listrik nantinya. Harapannya dengan makin banyaknya dukungan yang diberikan pemerintah, pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia juga bisa makin masif.
Jika mau ditarik ke hulu, industri otomotif Indonesia pun punya keuntungan tersendiri terkait pembangunan baterai dan mobil listrik. Di Asia Tenggara, industri mobil Thailand sebenarnya lebih maju dari Indonesia. Namun Indonesia memiliki sumber daya nikel yang melimpah sehingga Indonesia harusnya bisa jadi pionir atau penghubung di ASEAN soal mobil listrik mengingat pentingnya nikel yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik. Baterai listrik terdapat empat jenis baterai untuk kendaraan listrik. Dua di antaranya memanfaatkan nikel dan kobalt. Keduanya merupakan sumber daya alam yang cukup besar dimiliki Indonesia. Mengutip Kementerian ESDM, saat ini Indonesia mencatat potensi bijih laterit nikel dengan total sumber daya 6,5 miliar ton dan total cadangan 3,1 miliar ton. Dengan modal pengembangan industri baterai, yang menjadi komponen dominan kendaraan listrik, seharusnya percepatan pertumbuhan kendaraan listrik Indonesia juga bisa melaju dengan cepat. Pemerintah membangun industri baterai untuk mendukung pasar kendaraan listrik, sehingga industri kendaraan listrik berkembang dengan didirikannya PT. HKML Battery Indonesia daerah Karawang. Pembangunan pabrik tersebut bukan hanya akan menjadi yang pertama di Indonesia, namun di Asia Tenggara. Dengan demikian, tak hanya menjadi konsumen, namun Indonesia juga menjadi bagian dari produsen baterai dan kendaraan listrik dunia.
Pieter Karnoman Tutupoly, S.T, M.T , M.M
Penulis dan Dosen Teknologi Rekayasa Industri Otomotif
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
P3MK Politeknik Digital Boash Indonesia sukses menyelenggarakan kegiatan diseminasi bertajuk “Edukasi Berbasis Teknologi untuk Peningkatan Literasi Finansial dan Daya Saing UMKM”.
Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan kampus Politeknik Digital Boash Indonesia (PDBI), Bogor, sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pend
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi Bisnis dan Manajemen Ritel
Program studi Bisnis dan Manajemen Ritel (BMR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada tanggal 21 Mei 2025 yang berlokasi di SMA Ibnu Aqil. Kegiatan PkM ini merupa
Penguatan Pembelajaran Praktikum melalui Kunjungan Industri ke Bandung Techno Park dan PT Multi Garemin
Pada tanggal 4 Juni 2025, mahasiswa dari Program Studi Bisnis dan Manajemen Ritel (BMR) serta Program Studi Akuntansi Perpajakan (AKP) Boash Polytechnic melaksanakan kunjungan industri
Workshop Kewirausahaan : Membangun Bisnis yang Menguntungkan dan Berkelanjutan
Kegiatan workshop kewirausahaan mengenai bagaimana membangun bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan menjadi tema yang dipilih pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat
Kegiatan ABDIMAS Program Studi Bisnis dan Manajemen Ritel
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKATSTRATEGI LITERASI KEUANGAN DAN DIGITAL MARKETINGUNTUK MENINGKATKAN KEUNTUNGAN UMKM Oleh : Prisca Nurmala Sari, S.E.,M.Si. Program Pengabdian kepada Ma
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMA Taruna Terpadu
Politeknik Digital Boash Indonesia melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMA Taruna Terpadu dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan teknologi
Sosialisasi Penggunaan Sistem Akademik SEVIMA Platform
Kegiatan Sosialisasi Penggunaan Sistem Akademik SEVIMA Platform, dilaksanakan pada tanggal 06 Maret 2024 hingga 08 Maret 2024 bertempat di Kampus Politeknik Digital Boash Indonesia. Keg
Seminar Hasil Project Penelitian Mahasiswa PDBI Angkatan 1
Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa Semester 5 di Politeknik Digital Boash Indonesia merupakan acara yang menampilkan prestasi dan inovasi mahasiswa dalam menjalankan proyek penelitian m
Pelantikan dan Sertijab Himpunan Mahasiswa Prodi BMR
Kamis, 11 Januari 2024 Program Studi Bisnis dan Manajemen Ritel menyelenggarakan kegiatan pelantikan dan serah terima jabatan kepengurusan Himpunan Mahasiswa Program Studi Bisnis dan M
Kunjungan Industri Prodi Teknologi Rekayasa Multimedia Ke MNC Animation
Mahasiswa dari Program Studi Teknologi Rekayasa Multimedia Politeknik Digital Boash Indonesia (PDBI) melaksanakan kegiatan kunjungan industri ke MNC Animation. Kunjungan ini bertujuan u
