Kajian Ilmiah Policy Brief : Dalam Rangka Mengantisipasi Harga Minyak Dunia Naik
Kajian Ilmiah Policy Brief : Dalam Rangka Mengantisipasi Harga Minyak Dunia Naik
Kajian ilmiah part 2 yang diadakan tanggal 12 Oktober 2022 merupakan lanjutan dari kajian ilmiah sebelumnya. Kajian part 2 ini masih membahas fenomena kenaikan harga BBM. Materi yang dibahas di kajian part 1 lebih mengarah kepada produk minyak bumi sebagai bahan bakar, sedangkan di kajian part 2 membahas energi listrik dan gas bumi sebagai sumber tenaga mesin alternatif. Kajian ilmiah part 2 ini dihadiri tiga narasumber yaitu, Bapak Amirin, MT., IPM., ASEAN Eng., Bapak Oscar Haris, ST., MT serta Ibu Dian Andrayani, SE., MM dan diarahkan oleh moderator pada saat itu, yaitu Ibu Prisca Nurmala Sari, SE., M.Si.
Narasumber pertama, yaitu Bapak Amirin, MT., IPM., ASEAN Eng. membahas energi listrik sebagai sumber tenaga mesin alternatif untuk kendaraan. Menurut beliau, transportasi darat menyumbang emisi CO2 sebesar 75%. Pemanfaatan energi listrik lebih efisien, lebih rendah emisi, dan lebih low maintenance dibandingkan energi minyak bumi. Namun, produk kendaraan listrik saat ini sangat mahal dikarenakan mahalnya bahan baku kendaraan ini, yaitu baterai. Penggunaan kendaraan listrik pada dasarnya lebih murah dan efisien dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak bumi. Biaya pemakaian listrik lebih murah dibandingkan biaya bensin dari minyak bumi. Jadi, kendaraan listrik lebih menguntungkan masyarakat. Sisi negatifnya adalah bahan baku kendaraan listrik masih banyak yang impor sehingga harga produk akhirnya tinggi serta penanganan limbah baterai yang belum ditemukan solusinya.
Pemanfaatan energi gas dibahas oleh narasumber kedua, yaitu Bapak Oscar Haris, ST., MT. Pada dasarnya, energi gas yang digunakan sebagai bahan bakar kendaraan adalah energi kimia gas yang diubah menjadi energi kinetik. Pemanfaatan energi gas sebagai bahan bakar lebih efisien, murah, low maintenance serta rendah emisi gas CO2 dibandingkan energi minyak bumi. Kekurangannya adalah pemanfaatan energi gas dalam kendaraan memerlukan space atau ruang yang besar.
Dari sisi ekonomi, kajian ekonomi mengenai energi listrik dan gas dikaji oleh Ibu Dian Andrayani, SE., MM. Menurut beliau, produk kendaraan listrik merupakan produk greenwashing. Tagline ramah lingkungan hanya menjadi salah satu strategi pemasaran perusahaan-perusahaan besar untuk mendapatkan pasar. Pada kenyataannya, penggunaan kendaraan listrik memiliki dampak negatif, yaitu adanya limbah baterai lithium. Baterai lithium merupakan bahan baku yang menghasilkan energi listrik pada kendaraan listrik. Menurut media berita Mongabay, lokasi tambang baterai lithium di Amerika Serikat dapat merusak kelestarian hewan, lingkungan, dan kesehatan. Akses air di sekitar lokasi tambang menjadi sulit sehingga kesehatan warga sekitar pun buruk. Belum ada solusi yang menangani limbah baterai lithium. Oleh karena itu, sangat perlu dilakukan studi dan penelitian lanjutan mengenai kelayakan produk kendaraan listrik dari sisi ekonomi dan biaya serta sumber energi alternatif lainnya.
Kajian ilmiah part 2 ini menghasilkan kesimpulan bahwa penggunaan energi listrik dan gas lebih baik dan efisien dibandingkan energi minyak bumi. Namun, perlu dilakukan studi dan penelitian lanjut mengenai kelayakan ekonomi dan lingkungan penggunaan energi tersebut serta cost-benefit analysis, termasuk aspek lingkungan seperti AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan). Dari hasil kajian ilmiah 2 part mengenai penggunaan berbagai sumber energi pada kendaraan akibat adanya kenaikan harga BBM, dapat dihasilkan policy brief atau rekomendasi kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah serta stakeholder yang berperan di dalam industri tersebut. Policy brief atas dasar hasil kajian ilmiah yang sudah dilakukan yaitu diperlukan roadmap yang berisi tahapan-tahapan strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan seluruh stakeholder dengan tujuan mengalihkan penggunaan energi minyak bumi sebagai sumber energi kendaraan menjadi energi listrik. Dasar dari hal tersebut adalah demi terwujudnya dunia yang sustainable dengan melakukan transisi energi berkelanjutan sesuai isu prioritas pembahasan pada presidensi G20.
Roadmap pada tahun awal yaitu fokus pada pengendalian harga BBM di Indonesia. Selain itu, secara bersamaan dapat dilakukan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan energi listrik serta penelitian lebih lanjut mengenai teknologi pengolahan limbah baterai yang merupakan bahan baku kendaraan listrik. Jika sudah ditemukan teknologi pengolahan limbah baterai yang ramah lingkungan, maka diperlukan penelitian atau kajian lebih lanjut mengenai bagaimana menekan biaya produksi kendaraan listrik sehingga harga produk akhir rendah. Strategi terakhir adalah bagaimana memperkenalkan produk kendaraan listrik kepada masyarakat Indonesia secara bertahap. Dengan demikian, maka isu energi yang berkelanjutan dapat teratasi dan masyarakat dapat menyambutnya dengan baik.
Prisca Nurmala Sari, SE., M.Si
Dosen Program Studi Bisnis dan Manajemen Ritel PDBI
Tulisan Lainnya
Kolaborasi Repsol dan Politeknik Digital Boash Indonesia Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di SMK Bogor
Bogor — Dalam rangka memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat, Repsol bekerja sama dengan Politeknik Digital Boash Indonesia (PDBI) melaksanakan kegiat
Penelitian HIBAH BIMA 2025: Rancang Bangun Prototype Friction Stir Welding (FSW) Berbasis Kontrol Gerak CNC
Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan riset dan inovasi teknologi di bidang rekayasa manufaktur, penelitian HIBAH BIMA Tahun 2025 telah resmi diterima dan dilaksanakan oleh Bapak O
Penyerahan Buku Tabungan BTN Program KIP PDBI Kepada Mahasiswa Penerima KIP Tahun 2025
Kegiatan penyerahan tabungan BTN kepada mahasiswa pada tanggal 3 Desember 2025 yang bertempat di Politeknik Digital Boash Indonesia.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi Bisnis dan Manajemen Ritel
Program studi Bisnis dan Manajemen Ritel (BMR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada tanggal 21 Mei 2025 yang berlokasi di SMA Ibnu Aqil. Kegiatan PkM ini merupa
Penguatan Pembelajaran Praktikum melalui Kunjungan Industri ke Bandung Techno Park dan PT Multi Garemin
Pada tanggal 4 Juni 2025, mahasiswa dari Program Studi Bisnis dan Manajemen Ritel (BMR) serta Program Studi Akuntansi Perpajakan (AKP) Boash Polytechnic melaksanakan kunjungan industri
Workshop Kewirausahaan : Membangun Bisnis yang Menguntungkan dan Berkelanjutan
Kegiatan workshop kewirausahaan mengenai bagaimana membangun bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan menjadi tema yang dipilih pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat
Kegiatan ABDIMAS Program Studi Bisnis dan Manajemen Ritel
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKATSTRATEGI LITERASI KEUANGAN DAN DIGITAL MARKETINGUNTUK MENINGKATKAN KEUNTUNGAN UMKM Oleh : Prisca Nurmala Sari, S.E.,M.Si. Program Pengabdian kepada Ma
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMA Taruna Terpadu
Politeknik Digital Boash Indonesia melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMA Taruna Terpadu dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan teknologi
Sosialisasi Penggunaan Sistem Akademik SEVIMA Platform
Kegiatan Sosialisasi Penggunaan Sistem Akademik SEVIMA Platform, dilaksanakan pada tanggal 06 Maret 2024 hingga 08 Maret 2024 bertempat di Kampus Politeknik Digital Boash Indonesia. Keg
Seminar Hasil Project Penelitian Mahasiswa PDBI Angkatan 1
Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa Semester 5 di Politeknik Digital Boash Indonesia merupakan acara yang menampilkan prestasi dan inovasi mahasiswa dalam menjalankan proyek penelitian m
